Kritik

1 Februari 2009

Ada teman saya yang syaraf-syarafnya demikian halus, akhirnya komen dan ngritik saya meski secara off-line. Katanya, beberapa hal dalam tulisan saya di blog ini membuatnya tidak nyaman lantaran menurut beliau itu, bahasa yang saya gunakan: KASAR.

Selain itu, nuansanya bahkan bertentangan dengan tulisan yang lain.

Apa boleh buat, ini gado-gado yang bumbunya ngaco. Jadi, saya hanya bisa mohon maaf saja kalau ada di antara pembaca yang juga merasa begitu. Memang ada pilihan untuk mengedit atau menghapus dan melemparnya sekalian ke keranjang sampah, tapi entah kenapa, ada ’sesuatu’ yang menahan untuk tidak melakukannya. Sekali lagi, saya mohon maaf.

Tinggalkan Balasan